Pilih
Peluang Terbaikmu.
Tidak semua peluang harus kamu ambil. Pilih satu peluang yang paling cocok dengan dirimu dan kondisi saat ini.
Jangan mengejar semua peluang.
Setelah menemukan beberapa kemungkinan peluang, sekarang saatnya memilih. Ingat, kamu tidak perlu langsung menjadi ahli di semuanya. Pilih satu. Fokus. Jalankan.
Pilih peluang yang paling masuk akal untuk kamu jalankan.
Gunakan empat pertanyaan sederhana berikut sebelum menentukan pilihanmu.
Apakah kamu cukup tertarik untuk mempelajarinya lebih jauh?
Apakah kemampuan atau pengalamanmu mendukung peluang ini?
Apakah ada orang yang benar-benar mengalami masalah tersebut?
Apakah kamu bisa mulai dengan modal dan kondisi yang kamu punya sekarang?
Peluang terbaik bukan yang terlihat paling besar.
Peluang terbaik adalah peluang
yang bisa kamu mulai,
kamu pahami,
dan kamu jalankan dengan konsisten.
Jangan menunggu peluang yang sempurna.
Mulailah dari peluang yang paling mungkin
kamu kerjakan.
- Saya memahami masalah yang ingin saya bantu.
- Saya tahu siapa orang yang ingin saya bantu.
- Saya memahami kebutuhan mereka.
- Saya sudah menemukan beberapa kemungkinan solusi.
- Saya memilih satu peluang yang paling mungkin saya jalankan.
“Saya ingin membantu ________ yang mengalami ________ dengan solusi ________.”
Level 2 Selesai.
Sekarang kamu sudah punya sesuatu
yang jauh lebih penting daripada sekadar ide:
kamu sudah punya arah.
Di Level berikutnya,
kita mulai mengubah peluang tersebut
menjadi sesuatu yang nyata.