Temukan
Kebutuhannya.
Jangan berhenti pada masalah. Cari tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan orang tersebut.
Bedakan masalah dengan kebutuhan.
Masalah adalah sesuatu yang membuat seseorang kesulitan. Sedangkan kebutuhan adalah sesuatu yang mereka perlukan agar masalah tersebut bisa teratasi.
Jangan hanya bertanya:
βApa masalahnya?β
Coba lanjutkan dengan pertanyaan:
Cari tahu hasil seperti apa yang mereka inginkan.
Bisa berupa waktu, tenaga, biaya, atau pikiran.
Pahami rasa nyaman, aman, praktis, atau tenang yang mereka cari.
Fokus pada perubahan yang ingin mereka dapatkan.
Dari masalah menuju kebutuhan.
βSaya sibuk bekerja dan tidak punya waktu membuat konten.β
βSaya butuh cara membuat konten yang lebih cepat dan sederhana.β
Jangan menjual barang.
Bantu mereka mendapatkan hasil.
Orang sebenarnya tidak selalu membeli
produk atau jasa.
Mereka membeli
solusi, kemudahan, kenyamanan,
atau hasil
yang mereka harapkan.
βKalau orang itu mengalami masalah tersebut, sebenarnya apa yang paling mereka butuhkan?β
Tuliskan minimal 3 kebutuhan yang mungkin mereka cari.
Masalah: pemilik UMKM kesulitan membuat konten.
Kemungkinan kebutuhannya:
β’ ide konten yang mudah dibuat
β’ cara membuat konten lebih cepat
β’ contoh konten yang bisa langsung dipraktikkan
Masalah memberitahumu
apa yang salah.
Kebutuhan memberitahumu apa yang sebenarnya mereka cari.